Home / Uncategorized / Jenis Audit Berdasarkan Pelaku Audit

Jenis Audit Berdasarkan Pelaku Audit

Jenis audit bagi perusahaan umumnya terbagi berdasarkan tujuan yang bakal dicapai. Dilakukan penggolongan jenis-jenis aktivitas audit hanyalah demi capai sasaran tujuan yang lebih pas dan terperinci. Audit perlu ditunaikan oleh perusahaan manfaat jalankan evaluasi atas jalannya operasional perusahaan.

Dengan jalankan aktivitas audit, perusahaan mampu jalankan peninjauan ulang pada keputusan atau kebijakan yang udah diambil. Audit mampu menunjang perusahaan untuk lebih berkembang dan meminimalisir adanya kerugian. Audit SMK atau Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja termasuk jadi keliru satu aktivitas kritis yang perlu jadi perhatian perusahaan JASA AUDIT.

 

Jenis Audit Berdasarkan Pelaku Audit

Bagi tiap-tiap perusahaan yang mobilisasi SMK maka berkewajiban untuk jalankan audit SMK Hal tersebut perlu ditunaikan untuk beri tambahan penilaian pada sejauh mana penerapan SMK berdampak pada perusahaan. Audit bakal menyebabkan perusahaan lebih enteng di dalam mengukur, memantau, dan jalankan evaluasi kinerja K3.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012, audit SMK merupakan inspeksi yang ditunaikan bersama dengan sistematis dan independen. Dilakukannya audit perlu cocok bersama dengan tiap-tiap kriteria yang ditetapkan supaya mampu mengukur aktivitas yang direncanakan ataupun udah ditunaikan oleh perusahaan.

Berikut ini adalah jenis-jenis dari audit SMK yang terbagi jadi dua.

 

Audit Internal
Audit perlu dijadwalkan secara periodik 2 kali di dalam setahun untuk mengevaluasi aktivitas berdasarkan rencana ataupun efektivitasnya. Audit internal perlu ditunaikan oleh petugas yang memiliki kompetensi, wewenang dan berwujud independen. Tim untuk jalankan audit internal merupakan tim khusus yang dibentuk oleh perusahaan, tugasnya adalah beri tambahan penilaian dan feedback kepada manajemen perusahaan supaya mampu mengembangkan perusahaan secara tetap menerus.

Tim untuk audit internal ini merupakan personil yang tidak memiliki interaksi dan tidak tersedia andil di dalam bagian yang tengah diaudit. Sehingga hasilnya mampu jadi obyektif dan tidak bias. Personil untuk tim audit termasuk perlu memiliki pengetahuan dan pengalaman berkenaan bidang yang diaudit.

 

Audit Eksternal
Sementara untuk model audit eksternal ditunaikan oleh lembaga audit yang merupakan pihak ketiga dan bersertifikasi dan juga berwenang. Sudah ditunjuk oleh direktur jenderal. Biasanya lembaga ditunjuk oleh menteri untuk beri tambahan penilaian bakal penerapan SMK yang tersedia di perusahaan.

Selain itu, untuk audit eksternal maka para tim auditor diharuskan untuk mematuhi Prinsip Akuntansi yang Berterima Umum (PABU) kala jalankan sistem auditing di perusahaan. Sifatnya pun lebih formal dibandingkan bersama dengan audit internal.

About Aname

Check Also

Hal yang Harus Ada didalam Peraturan Perusahaan

Setiap perusahaan yang berdiri secara formal dan berikan sarana profesional pasti memiliki peraturan. Adanya ketetapan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *